Mengenal Bagaimana Memilih Lensa Adaptif atau Photochromic dengan Tepat

Mengenal Bagaimana Memilih Lensa Adaptif atau Photochromic dengan Tepat

Lensa dengan teknologi photochromic mempunyai kemampuan untuk berubah warna ketika di bawah sinar matahari. Berikut tips bagaimana memilih lensa adaptif atau photochromic dengan tepat.

Kacamata bagi sebagian orang tidak hanya berfungsi sebagai fashion saja, melainkan sebagai alat bantu penglihatan. Tak hanya plus, minus maupun silinder saja, kini beragam kacamata yang mempunyai fungsi untuk melindungi radiasi sinar UV maupun radiasi komputer pun kian marak di pasaran. Beragam model dengan aneka spesifikasi turut ditawarkan oleh para perusahaan yang memproduksi produk tersebut. Salah satu jenis lensa yang ditawarkan adalah lensa adaptif atau photochromic yang memiliki beberapa kelebihan. Selengkapnya mengenai teknik bagaimana memilih lensa adaptif atau photochromic dengan tepat dapat Anda simak pada penjelasan berikut ini.

Bagaimana Memilih Lensa Adaptif Atau Photochromic?

Kesehatan mata merupakan hal yang harus dijaga dengan baik karena termasuk investasi masa depan yang mahal harganya. Salah satunya dengan menggunakan lensa adaptif yang tepat. Untuk mendapatkan informasi lebih mengenai bagaimana memilih lensa adaptif atau photochromic dengan baik silakan simak penjelasannya pada artikel berikut ini.

        1. Definisi Lensa Photochromic

Membahas mengenai lensa adaptif mungkin sebagin besar dari Anda sudah tidak asing lagi dengan keberadaannya. Namun bagi Anda yang masih awam tentang hal tersebut, ada baiknya Anda menyimak penjelasan berikut ini. Perlu Anda ketahui bahwa lensa adaptif atau lebih terkenal dengan sebutan lensa photochromic merupakan suatu lensa yang dapat berubah warna ketika terkena paparan sinar matahari. Lensa ini memiliki beberapa varian warna yang ditawarkan biasanya berupa abu, hijau dan coklat. Meski memiliki kemampuan untuk berubah warna, hal tersebut tidak menjadikan lensa tersebut kehilangan fungsinya sebagai lensa minus, plus atau sekadar lensa untuk melindungi kesehatan mata.

      2. Fitur Lensa Photochromic

Setelah menyimak penjelasan mengenai definisi lensa photochromic, selanjutnya Anda dapat menambah wawasan mengenai fitur apa saja yang ditawarkan dari lensa photochromic tersebut. Pertama, lensa photochromic memiliki fitur untuk dapat berubah warna dari jernih ke gelap ketika berada di ruanagn terbuka yang terpapar sinar. Sedangkan di ruang tertutup warna lensa tetap jernih layaknya lensa pada umumnya. Kedua, lensa tersebut memiliki kemampuan untuk menangkal sinar UVA dan UVB yang berbahaya bagi kesehatan mata. Ketiga, lensa tersebut dapat digunakan pada aneka jenis frame. Disamping itu, lensa tersebut pun memiliki beberapa varian warna seperti abu-abu, hijau dan coklat.

       3. Cara Kerja Lensa Adaptif atau Photochromic

Sebelum membahas lebih jauh mengenai bagaimana memilih lensa adaptif atau photochromic dengan tepat, ada baiknya Anda menyimak penjelasan mengenai cara kerja dari lensa tersebut. Layaknya lensa pada umumnya, lensa jenis ini pun tetap dapat terlihat jernih ketika berada pada ruangan tertutup. Namun, ketika terkena paparan sinar maka lensa dengan teknologi photochromic ini sangat adaptif dan dapat berubah warna sesuai dengan tingkatan paparan sinar. Hal tersebut sangat tergantung pada besaran intensitas cahaya yang terpapar pada bagian lensa.

Kelebihan Lensa Adaptif atau Photochromic

Layaknya lensa pada umumnya yang befungsi untuk melindungi mata. Lensa adaptif atau lebih dikenal dengan sebutan lensa photochromic memiliki beberapa kelebihan seperti dibahah ini.

       1. Lebih Stylish

Tak dapat dipungkiri bahwa lensa ini memiliki daya pikat tersendiri bagi sebagian besar orang. Tak hanya menyuguhkan kemampuan untuk melindungi mata saja, lensa ini pun dapat berubah fungsi sebagai kaca mata fashion yang berubah warna dari jernih menjadi abu-abu, hijau maupun coklat. Dapat dipastikan jika Anda mengenakan kacamata jenis ini pasti penampilan Anda akan terlihat lebih stylish.

       2. Mampu Melindungi Mata dari Sinar UV

Kemampuan teknologi photocromic yang ada pada lensa jenis ini mampu melindungi mata Anda dari sinar berbahaya seperti UVA dan UVB. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa kacamata ini mampu berubah warna ketika terkena paparan sinar, hal ini lah yang menjadikannya sebagai tameng pelindung mata agar terhindar dari sinar UV.

       3. Adaptif Terhadap Sinar

Sesuai dengan namanya, lensa ini memiliki sifat adaptif terhadap sinar. Hal ini menyebabkan warna lensa dapat berubah dari jernih menjadi berwarna baik itu abu-abu, hijau maupun coklat.

       4. Menghemat Pengeluaran

Mungkin Anda belum sepenuhnya menyadari bahwa selain dapat melindungi kesehatan mata, keberadaan lensa ini pun dapat membantu Anda untuk menghemat pengeluaran. Betapa tidak ketika Anda dapat menggunakan dua jenis gaya lensa hanya dalam satu produk saja. Meski harganya jauh lebih mahal, namun jika ditaksir lebih rinci maka hal ini terbilang lebih efektif karena Anda dapat memperoleh kacamata hitam sekaligus kacamata minus/ plus/ silinder secara bersamaan.

       5. Memberikan Kenyamanan Lebih

Masih berkaitan dengan penjelasan sebelumnya, keunggulan yang dimasud dalam hal ini adalah kemudahan Anda untuk tidak membawa aneka jenis kacamata ketika bepergian. Anda cukup membawa satu jenis kacamata saja, yakni lensa adaptif atau photochromic. Melalui lensa tersebut Anda bisa menggunakan kacamata hitam ketika lensa terpapar sinar dan tetap dapat menikmati fungsi utama kacamata ketika berada di dalam dan luar ruangan tersebut. Sangat efektif dan efisien bukan?

       6. Mengurangi Ketegangan Pada Mata

Selain beberapa hal yang sudah dijelaskan sebelumnya, terdapat keunggulan lain yang dapat Anda jadikan pertimbangan terkait bagaimana memilih lensa adaptif atau photochromic yang tepat. Lensa ini memiliki kemampuan untuk berubah warna ketika terkena sinar, hal ini memiliki dampak bagi kesehatan mata yakni dapat mengurangi ketegangan dan kelelahan pada mata yang diakibatkan oleh paparan sinar berlebih.

Tips Memilih Lensa Adaptif atau Photochromic dengan Tepat

Sebelum membeli kacamata, ada baiknya Anda menyimak beberapa tips bagaimana memilih lensa adaptif atau photochromic yang tepat.

       1. Pilih Lensa yang Memberikan Perlindungan Lebih

Hal pertama yang harus Anda perhatikan adalah efek perlindungan yang diberikan dari lensa tersebut. Misalnya saja Anda dapat mempertimbangkan jenis lensa photochromic ketika Anda ingin terlindungi dari radiasi sinar UV maupun efek ketegangan pada mata ketika terkena paparan sinar berlebih.

       2. Sesuaikan dengan Aktivitas Rutin Anda

Kedua, Anda dapat menyesuaikan jenis aktivitas rutin harian Anda. Ketika Anda memiliki rutinitas pekerjaan yang berada di depan komputer maka usahakan untuk membeli lensa yang memberikan proteksi lebih. Hal ini berlaku pula bagi Anda yang memiliki rutinitas sebagai seorang atlet misalnya, maka alangkah lebih baiknya jika Anda membeli lensa yang memberikan proteksi anti debu, anti air maupun lainnya.

       3. Kenali Kebutuhan Anda

Hal terpenting yang mesti Anda perhatikan dengan saksama adalah mengenali kebutuhan diri sendiri. Meskipun terdapat referensi mengenai jenis lensa yang terbaik, namun Anda harus menyeimbangkannya dengan jenis kebutuhan yang harus dipenuhi. Ketika Anda memiliki riwayat mata berupa minus, silinder atau plus maka Anda harus memilih lensa dengan kategori yang sesuai. Jangan sampai hanya melihat desain maupun spesifikasinya saja Anda kemudian mengabaikan hal dasar tersebut.

Nah itu dia penjelasan rinci mengenai bagaimana memilih lensa adaptif atau photochromic dengan tepat. Pastikan anda untuk memilih dan membeli sesuai dengan kebutuhan mata ya.. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *