Jangan Panik Jika Kulit Wajah Mengelupas, Lakukan 7 Hal Mudah Ini

Jangan Panik Jika Kulit Wajah Mengelupas, Lakukan 7 Hal Mudah Ini

Apakah anda sering mengalami kulit wajah yang kering seperti bersisik dan mengelupas? Jika iya, jangan panik jika kulit wajah mengelupas. Lakukan 7 hal di bawah ini untuk mencegahnya.

Wajah merupakan aset utama bagi setiap orang. Memiliki wajah yang bersih dan enak dipandang adalah kebahagiaan tersendiri bagi pemiliknya. Hanya saja, terkadang ada saja permasalahan yang menghinggapi wajah. Mulai dari jerawat, komedo, hingga kulit kering. Meskipun terdengar sepele, kulit yang terlalu kering ternyata bisa mengakibatkan kulit wajah mengelupas. Anda jangan panik jika kulit wajah mengelupas, walaupun akan mengganggu penampilan dan menimbulkan sensasi yang tidak nyaman. Siapapun tentu tak menginginkan hal ini. Lalu apakah hal ini berbahaya? Menurut penelitian, kulit mengelupas adalah kondisi wajar. Hal ini terjadi sebagai pertanda bahwa tubuh sedang membuang sel-sel kulit mati pada tubuh.

Jangan Panik Jika Kulit Wajah Mengelupas, Lakukan 7 Hal Mudah Ini

Apa yang seharusnya anda lakukan jika mengalami hal tersebut? Jangan terburu-buru untuk melakukan tindakan medis, berikut ini hal yang bisa anda lakukan dirumah untuk merawat bagian tubuh yang mengelupas kulitnya:

  1. Kompres dengan air dingin

Saat kulit mengelupas, biasanya akan meninggalkan rasa panas akibat peradangan. Oleh karena itu, segera kompres dengan air dingin jika ada bagian dari tubuh anda yang mengelupas, terutama wajah. Basahi kain bersih dengan air dingin, lalu peras hingga tidak banyak air yang menetes. Diamkan selama 10-15 menit. Jangan digosok. Lakukan secara berulang-ulang.

  1. Banyak mengkonsumsi air putih

Saat kulit mengelupas, bagian tersebut akan terasa kering. Saat kondisi ini terjadi, sebaiknya perbanyak mengkonsumsi air putih untuk mendorongg sel-sel kulit baru untuk segera beregenerasi secara alami. Selain itu, air putih juga membantu melembapkan kulit dari dalam dan mencegah dehidrasi yang bisa memperarah kondisi kulit.

  1. Oleskan susu, cuka putih, atau oatmeal

Bagian kulit yang mengelupas biasanya lebih kering dari kulit normal. Untuk mengatasinya, anda bisa menggunakan susu sebagai masker untuk mengembalikan kelembapan kulit. Asam laktat pada susu juga akan membantu mengangkat serpihan kulit mati yang mengelupas dan mengurangi efek kemerahan. Jika taka da susu, anda bisa menggantinya dengan oatmeal sebagai alternative.

Sementara itu, cuka putih sangat ampuh untuk meredakan rasa panas akibat peradangan karena kulit mengelupas. Caranya, oleskan tipis-tipis cuka putih pada bagian yang mengelupas.

  1. Eksfoliasi

Saat kulit mengelupas, anda boleh melakukan eksfoliasi, namun dengan catatan harus dilakukan dengan lembut menggunakan kain bersih yang telah direndam air hangat. Lakukan satu kali sehari setelah sebagian besar mengelupas. Jangan menggosok terlalu keras karena akan menambah parah bagian yang terkelupas.

  1. Olesi pelembap

Saat kulit mengelupas, olesi dengan pelembap untuk mengurangi efek kering pada bagian tersebut. Selain itu, oleskan tabir krim tabir surya terutama sebelum beraktivitas diluar ruangan untuk mencegah pengelupas kulit llebih parah. Sebaiknya hindari produk pelembab yang mengandung parfum. Gunakanlah krim dengan kandungan vitamin E yang banyak.

  1. Jangan digaruk

Saat ada bagian kulit wajah yang mengelupas, terkadang kita tidak tahan untuk tidak menggaruk. Hal ini sangatlah tidak disarankan karena akan memperparah kondisi kulit. Apalagi jika anda kurang menjaga kebersihan tangan, maka resiko infeksi bisa saja terjadi. Untuk merapikan bagian kulit yang mengelupas dan menjuntai, sebaiknya gunakan gunting kecil. Jangan sekali-kali mencabut paksa. Gunakan produk yang mengandung alpha hidroxy acid untuk mempercepat proses pengelupasan, lalu bisa anda oleskan lotion pelembap setelahnya.

  1. Konsultasikan ke dokter

Jika pengelupasan kulit akibat penyakit seperti eksim dan faktor genetic, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter. Kemungkinan besar dokter akan memberikan obat atau resep krim yang mengandung tacrolimus, kortikosteroid, atau pimecrolimus.

Jika kulit mengelupas akibat pemakain obat-obatan tertentu atau pemakaian kosmetik, segera hentikan pemakaian. Jangan ragu untuk berkonsultasi ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Saat sedang mengalami pengelupasan kulit, sebaiknya hindari hal-hal yang dapat memperparah kondisi anda seperti terlalu sering berada di bawah sinar matahari langsung, memakai produk-produk yang bersifat iritatif seperti sabun, krim, atau lotion, menggunakan air panas terlalu sering, dan menghindari cuaca yang terlalu ekstrim seperti terlalu panas atau terlalu dingin.

Penyebab Kulit Mengelupas

Agar anda terhindar dari kondisi ini, kenali penyebab kulit mengelupas. Sekali lagi, jangan panic saat kulit wajah mengelupas. Kenali dahulu penyebabnya.

  1. Paparan sinar matahari

Sengatan sinar matahari bisa menyebabkan kulit mengelupas. Sinar UVA dan UVB bisa menyebabkan kulit anda kering dan terbakar, sehingga sangat mudah untuk wajah anda untuk terbakar. Biasanya, anda akan merasakan panas dan perih pada bagian wajah jika disentuh.

Meskipun pada malam hari, rasa panas belum juga hilang. Hal ini bisa terjadi berhari-hari dan akan bertambah parah jika terus menerus terpapar sinar matahari. Beberapa hari kemudian, bagian kulit yang rusak akan mengelupas dan membaik dengan sendirinya. Namun akan menimbulkan warna kulit wajah yang tidak merata.

  1. Kulit kering

Selain karena paparan sinar matahari, jenis kulit kering yang dimiliki seseorang juga rentan terhadap kulit mengelupas. Hal ini bisa diperparah dengan penggunaan produk yang bersifat iritatif seperti sabun, lotion, dan krim serta paparan sinar matahari, penggunaan air panas berlebihan, dan cuaca ekstrem.

  1. Alergi

Penyebab kulit wajah mengelupas selanjutnya adalah alergi. Kulit wajah yang sering bersentuhan dengan zat allergen akan mudah mengelupas akibat reaksi yang terjadi. Hal ini bisa ditandai dengan adanya rasa gatal, perih, ruam, atau melepuh.

  1. Efek samping obat-obatan

Jika anda sering menggunakan krim atau obatan-obatan yang mengandung retinoid, mulai sekarang anda harus waspada. Krim yang biasa digunakan untuk mengobati jerawat ini mengandung AHA yang bisa menyebabkan kulit mengelupas.

Zat ini bekerja dengan cara mendorong sel-sel kulit mati untuk segera beregenerasi. Akibatnya, kulit akan mengelupas untuk memancing sel kulit baru untuk segera tumbuh. Sealin itu, efek samping obat kemoterapi, antibiotic, dan obat epilepsy dan obat-obatan tertentu lainnya juga bisa memicu kulit untuk mengelupas.

  1. Penyakit tertentu

Biasanya, penderita penyakit tertentu seperti Atopik Dermatitis (eksim) cenderung mengalami pengelupasan kulit. Kondisi ekstrim ini kerap kali dihubungkan dengan kondisi kulit kering, cuaca ekstrim, gangguan sistem kekebalan tubuh, bakteri staphylococcus aureus, dan juga faktor genetic. Jika anda mengalami hal ini, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter spesialis kulit untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Nah, mulai sekarang anda jangan panik jika kulit wajah mengelupas. Lakukan hal-hal diatas segera setelah kondisi ini menyerang anda. Jangan lupa untuk mengenali penyebabnya agar dilakukan perawatan dan penanganan yang tepat. Selain itu,ceklah kandungan dari obat-obatan dan kosmetik yang anda pakai. Semoga artikel ini membantu, sampai jumpa di artikel berikutnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *