Perlunya Istirahat Bersosial Media di Tengah Pandemi

Perlunya Istirahat Bersosial Media di Tengah Pandemi

Istirahat bersosial media di tengah pandemi saat ini merupakan suatu hal yang penting. Begitu banyaknya masyarakat Indonesia terutamannya anak muda yang tidak dapat lepas dari sosial media, seperti Youtube, Twitter, Instagram dan lain sebagainya. Di tengah kondisi pandemi saat ini yang mengharuskan segala aktivitas dilakukan di rumah membuat masyarakat terutama anak muda cepat sekali merasakan bosan dan menghabiskan waktu untuk berselancar di dunia sosial media mereka dan tanpa sadar banyak sekali dari mereka yang hingga lupa waktu. Padahal terlalu sering beraktivitas di sosial media mempunyai dampak negatif bagi psikis maupun fisik penggunanya.

Berikut beberapa alasan perlunya istirahat bersosial media di tengah pandemi :

  1. Kehilangan interaksi dengan keluaga

Pada masa pandemi sekarang ini banyak sekali masyarakat yang harus beraktivitas dan bekerja di dalam rumah, hal ini membuat lebih banyak waktu bagi masing – masing keluarga untuk dapat lebih meningkatkat hubungah harmonis di keluarganya. Namun karena faktor sosial media banyak sekali keluarga yang dalam melakukan interaksi kurang padahal momen – momen seperti ini sangatlah tepat untuk mengurangi aktivitas bersosila media dan mendekatkan diri dengan anggota keluarga.

  1. Anxiety berkepanjangan

Rasa cemas dan khawatir sering sekali muncul ketika kita mengakses sosial media, apalagi dengan semakin maraknya pemberitaan covid di tengah media sosial saat ini mebuat kita tak ayal menjadi khawatir dan cemas sendiri dengan kondisi kita. Oleh karena itu kita perlu membatasi waktu dan konten – konten ketika sedang berselancar di media sosial.

  1. Stress meningkat

Di tengah kondisi pandemi sekarang ini membuat kita tidak dapat beraktivitas di dunia luar seperti biasa, dan hal tersebut menyebabkan kondisi diri kita sering merasakan jenuh dan stress, dan untuk mengurangi rasa tersebut banyak sekali dari kita melampiaskan rasa jebuh dan stress tersebut melalui sosial media. Padahal tidak jarang sosial media lah yang membuat rasa stress itu semakin meningkat.

  1. Postur tubuh memburuk

Terlalu sering mengakses sosial media, tanpa sadar sebenarnya memberikan dampak buruk postur tubuh kita. Penggunaan sosial media yang terlalu sering tanpa sadar dapat menyebabkan tubuh kita semakin membungkuk, oleh karena itu kita sesekali perlu beristirahat bersosial media terutama saat kondisi pandemi saat ini.

  1. Kesehatan mata terganggu

Menantap layar smartphone dalam jangka waktu yang lama dengan jarang yang kurang ideal dapat menyebabkan gangguan pada mata kita. Oleh sebab itu kita perlu mengatur waktu dalam penggunaan smartphone kita terutama saat sedang kita gunakan untuk melakukan aktivitas bersosial media.

  1. Gagal fokus

Terlalu sering berselancar di sosial media terkadang membuat kita melupakan aktivitas yang lainnya dan susah fokus terhadap aktivitas yang seharusnya kita lakukan. Tentunya hal tersebut akan berdampak buruk terhadap kondisi hidup kita.

Beraktifitas di sosial media tentunya baik karena dapat menjalin hubungan dengan orang yang jauh dari kita serta dapat melihat perkembangan trand yang terjadi di dunia luar, Namun perlu juga memperhatikan gaya hidup dan juga kesehatan kita dan tentunya kita harus ingat pula bahwa masih ada orang – orang didekat kita yang harus dijaga interaksi dan juga hubungan baiknya. Maka dari itu sesekali kita perlu istirahat bersosial media di tengah pandemi dan menggunakan waktu dalam bersosial media dengan bijak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *